MENGENAL JENIS PIALANG DALAM INDUSTRI BERJANGKA A.S.

Februari 26, 2009 at 9:10 pm 3 komentar

MENGENAL JENIS PIALANG DALAM INDUSTRI BERJANGKA A.S.
oleh H. Hamzah

Kegiatan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) sebenarnya cukup unik, karena ada tahapan yang harus dimengerti oleh seorang calon investor.
Untuk terjun didalam kegiatan PBK, ia dituntut untuk mengerti tentang margin dan pengelolaannya, bagaimana pembukaan rekening, dan lain sebagainya. Tapi, yang terpenting, bila tertarik berinvestasi didalam PBK, maka ia perlu memilih Perusahaan Pialang dan mengetahui jenis-jenisnya.
Sebagai perbandingan kita mengambil contoh Bursa-bursa di AS. Ada tiga kriteria umum yang mengkatagorikan baik tidaknya sebuah perusahaan pialang, yaitu :
Legalitas, semua perizinan atas keterlibatannya didalam kegiatan PBK lengkap, domisili dan alamat perushaannya jelas, dalam artian di bursa berjangka mana sajakah mereka melakukan kegiatannya selama itu. Kemudian, transparan, terpercaya dan jujur dalam mengemban amanat nasabahnya terutama menyangkut penempatan, pengelolaan dan penggunaan dana nasabah dalam suatu rekning yang terpisah (segragated account).
Dan yang terakhir adalah piawai. Di dalam setiap perusahaan pialang yang bonafide, biasanya dilengkapi dengan divisi “Research & Development” yang ditempati oleh orang-orang yang rajin, tekun dan cermat dalam mengamati perkembangan pasar. Mereka selalu membuat berbagai analisis tentang kondisi pasar terakhir. Disini, kedua belah pihak harus melakukan komunikasi yang harmonis dan terbuka. Karena setiap saat nasabah akan bertanya dan pialang pun akan memberikan berbagai analisisnya untuk mempermudah nasabah dalam membuat suatu keputusan.
Di lapangan, investor dihadapkan pada dua jenis kelompok Pialang yang akan dihubungi. Mereka harus menyeleksi daftar nama perusahaan pialang yang ada. Secara umum, pialang berjangka di AS dikatagorikan menjadi dua kelompok, yaitu :
1. Perusahaan pialang yang menyediakan “palayanan jasa penuh” (Full Service Brokerage). Di kelompok perusahaan pialang ini, berbagai macam pelayanan jasa akan diberikan, seperti layaknya melakukan riset sendiri, dapat mengamati pasar satu per satu, chart analysis, berita-berita surat kabar, macam-macam rekomendasi sampai pada portofolio komplit dengan risk management nya. Jenis perusahaan pialang ini memang memberikan pelayanan jasa di bidang keuangan seperti stock, bonds, reseach publication, termasuk perdagangan berjangka dan option. Berarti, jenis pialang ini biasa menangani transaksi derivative saham maupun komoditi berjangka. Selain itu, perusahaan pialang ini menyediakan hasil riset, kuotasi harga, futures advise untuk membantu nasabah mengam-bil sebuah keputusan bertransaksi.
2. Perusahaan pialang yang menyediakan “pelayanan jasa tidak penuh” (“Simply” atau “Discount Brokerage”). Perusahaan pialang ini tidak memberikan jasa pelayanan berupa riset atau reseach publication. Jenis perusahaan pialang ini juga tidak membantu nasabah dalam menentukan strategi pengambilan keputusan bertransaksi, karena memang tidak memberi pelayanan jasa nasihat. Perusahan pialang ini melulu hanya melaksanakan amanat nasabah dengan menyalurkan order yang diterima dengan cepat (hybrid service). Dia hanya berkewajiban menyampaikan laporan transaksi yang sudah ditanganinya.

Akan tetapi, karena persaingan dan kesibukan kerja yang luar biasa, perbedaan antara kedua jenis pialang tersebut nyaris tidak tampak.
Barangkali, hybrid service yang ditawarkan oleh Discount Brokerage (DB) bila ditopang oleh pialang ahli pengelola rekening akan menjadi daya pikat tersendiri. Apalagi bila digabungkan dengan berbagai keistimewaan jasa pelayanan yang diberikan oleh Full Service Brokerage (FSB). Contohnya, fasilitas sambungan telepon (hotline), jaringan internet yang menyediakan kuotasi harga melalui “online service system”, dan beberapa informasi pasar yang bisa menambah income sampingan.
Masih banyak lagi daya tarik lainnya, diantaranya secara tidak langsung mereka memanfaat-kan hubungan dengan nasabah sebagai promosi gratis. Secara umum, penyebutan nama-nama perusahaan pialang dengan bermacam istilah memang perlu disadari oleh nasabah (pemula) agar tidak membingungkan.
Industri berjangka di Indonesia mengenal istilah nama seperti Perusahaan Pialang Berjangka, Penasihat Berjangka, dan Pengelola Sentra Dana Berjangka. Dari ketiga jenis pialang tersebut semuanya berbentuk perusahaan perseroan terbatas yang memberikan pelayanan jasa kepada nasabah. Kecuali, Pedagang Berjangka, yang berbentuk perusahaan perseroan terbatas tetapi hanya bertransaksi untuk dirinya sendiri.
Pialang Berjangka wajib memiliki minimum 3 orang Wakil Pialang Berjangka yang dapat berhubungan langsung dengan nasabah. Demikian pula, Penasihat Berjangka berhak memiliki beberapa Wakil Penasihat Berjangka. Sedangkan Pengelola Sentra Dana Berjangka sedikit-nya harus memiliki dua orang Wakil Pengelola Sentra Dana Berjangka. Semua perusahaan pialang, Penasihat atau Pengelola sentra Dana Berjangka beserta wakil dan pihak-pihak terkait lainnya bernaung dibawah oraganisasi Indonesian Futures Association (IFA).
Di kalangan masyara-kat awam, berbagai istilah itupun masih cukup membingungkan.
Di AS, ada bermacam perusahaan pialang dengan berbagai sebutan. Misalnya, Futures Commission Merchant (FCM), di Indonesia mungkin identik dengan Perusahaan Pialang Berjangka. Kemudian, ada Introducing Broker (IB) yang bisa dipersamakan dengan Wakil Pialang Berjangka. Baik FCM maupun IB sama-sama mengumpulkan dan menerima order (jual-beli) untuk kontrak-kontrak berjangka dan option. Akan tetapi, ada satu hal yang membedakan antara keduanya. FCM merupakan perusahaan pialang yang menangani sendiri semua kebutuhan client nya, termasuk dalam hal penarikan, penempatan dan pengelolaan uang nasabah (margin). Karena ditempat inilah semua dana nasabah ditransaksikan.
Sedangkan IB, tidak memegang dan mengelola uang-uang nasabah tersebut, tetapi mereka mempercayakan pengelolaannya kepada FCM. IB hanya mengharapkan komisi dari FCM. IB bisa merupakan perorangan atau perusahaan, sementara FCM bisa memiliki sendiri beberapa IB. Oleh karena itu, FCM terkadang bisa disebut juga sebagai Commodity Pool Operators (CPO) yang bisa langsung mengeksekusi order-order dari nasabahnya. CPO pun boleh berdiri sendiri sebagaimana halnya IB.
Dalam kinerjanya, seorang IB atau CPO selalu menyerahkan penuntasan pekerjaan mereka kepada FCM. Jadi, IB barangkali bisa dianalogikan sebagai “penjaga toko” (frontstore) sedangkan FCM merupakan “kasir” sekaligus pemilik toko itu. Di AS, ada UU yang mengatur bahwa FCM boleh mempunyai IB sendiri. Didalam FCM juga dilengkapi dengan Commodity Trading Advisor (CTA) yang berfungsi memberikan nasihat bagi client nya.

CTA pun bisa merupakan perusahaan jasa yang berdiri sendiri, tetapi tetap tidak mengelola uang nasabah.
Namun demikian, semua perusahaan pialang tersebut baik FCM, IB, CPO, CTA, Full Service Brokerage maupun Discount Brokerage, harus terdaftar pada Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai otorita pengawas perdagangan berjangka di AS (Bappebti-Ind).
Perusahaan Pialang tersebut juga terdaftar pada National Futures Association (NFA), Asosiasi Bursa Berjangka AS. Tetapi, khusus bagi IB, ia punya asosiasi sendiri yaitu National Introdu-cing Broker Association (NIBA) yang terdaftar pula pada CFTC.
Perusahaan FCM yang lebih besar dan bermodal kuat berpeluang menjadi “Broker Dealer” yaitu sebagai perusahaan Pialang Penyalur Amanat ke bursa-bursa lain. Kemudahan yang diberikan kepada FCM tersebut, agar dapat mengakses jasa pelayanan di dua bursa yang berbeda. Sebagai contoh, jika ada client yang berminat untuk berinvestasi di Bursa Saham sekaligus Bursa Berjangka dan Option, maka Broker Dealer lah yang harus menjadi pilihan utamanya. Sebab, penanganan rekening di dua bursa yang berbeda oleh perusahaan pialang yang sama menjadi mudah.
Selain itu, ada satu istilah lain sebagai akibat kemajuan teknologi, yaitu “Online Broker”. Pialang yang menawarkan jasa pelayanannya melalui jaringan internet. Online Broker bisa merupakan FCM, IB, Full Service Brokerage atau Discount Brokerage, yang memberi jasa pelayanan dengan sistem elektronik yang disebut “online trading system” (OTS). Belakangan ini, OTS lebih disukai oleh hampir semua perusahaan pialang di AS, karena sistem ini dapat menghemat waktu kerja mereka. Tak terkecuali pula, sebagian besar industri berjangka di AS kini cenderung menggunakan OTS, meski masih ada beberapa bursa yang tetap mengguna-kan sistem “open outcry” (berteriak) dalam melaksanakan perdagangan kontrak berjangka.
Khusus bagi Discount Brokerage atau Introducing Broker yang berciri hybrid service sepenuh-nya sudah mengganti sistem pelayanan mereka dengan menggunakan “online internet order entry system”. Tujuan mereka adalah untuk mengumpulkan order dari nasabah sebanyak mungkin dalam tempo relatif singkat. Dengan fasilitas ini, nasabah pun mudah menyeleksi pilihannya. Nasabah tinggal meng”klik” situs resmi mereka untuk memperoleh berbagai “customer support”.
Kini, dalam menawarkan berbagai jasanya, industri berjangka di AS, yang konon menjadi “moyang” nya bursa di seluruh dunia sudah memasuki millenium baru.
Bagaimana perkembangan di Indonesia ? Tampaknya masih harus berpacu untuk mengerjar ketertinggalan kita. Tetapi, Perdagangan Berjangka di tanah air tetap diyakini merupakan alternatif investasi yang menarik. Karena disitu ada aturan main yang jelas untuk melindungi para pelakunya. Semua pelaksanaan transaksi di Bursa Berjangka dilakukan secara transparan dan dijamin oleh Lembaga Kliring Berjangka.

*) Penulis adalah staf Bagian Humas & Kerjasama Bappebti

Entry filed under: 1. Tags: .

Pengaruh Index Nikkei 225 terhadap pergerakan IHSG Advanced Get 7.6

3 Komentar Add your own

  • 1. she  |  Juli 11, 2009 pukul 3:03 am

    Hi.. topiknya bagus nih. Boleh tanya2 ngga.?

    Balas
    • 2. cavarotech  |  Juli 26, 2009 pukul 1:40 pm

      boleh saja …silahkan tanya …kalau saya bisa pasti saya jawab
      terima kasih

      Balas
  • 3. wOY  |  Juli 16, 2009 pukul 11:26 pm

    Permisi Pak, numpang posting ya…
    Buat Kamu-kamu yg mau passive income? Mau menambah uang saku? Mari gabung dengan program TRIAL http://www.kristinafx.com. Dalam Trial, trader akan mengetahui : Perlu tidak saya mengambil signal ini. Apakah signal kristinafx dapat MENAMBAH INCOME saya?
    Follow The Leader, trading Forex dipandu oleh profesional trader? Kamu akan tersenyum dengan PIPS PROFIT yg kamu dapat. Selamat datang…

    Terimakasih
    Spa Trading
    wOY
    tel : 0856 9 111 7422
    email : woyfx@yahoo.com

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Hit Stats

Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: